Rabu, 25/06/2014 10:57 WIB
Halaman 1 dari 2
"Kami masih mendalami keterangan tersangka untuk menggali motifnya. Namun korban dan tersangka ini punya hubungan asmara. Sementara kita menduga ini ada kaitannya dengan hubungan asmara keduanya," jelas Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali AKBP Masdianto, kepada detikcom, Rabu (25/6/2014).
Masdianto mengatakan, korban dan tersangka kumpul kebo di kosan di Jl Kenyeri IX Gang 3 No 6 Br Ayung Kelurahan Semarapura Klod Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Sudah dua bulan pasangan ini menempati kosan tersebut.
"Tersangka sendiri di Sumbawa sudah memiliki istri. Baik tersangka dan korban berasal dari Sumbawa," ungkapnya.
Selama dua bulan tinggal di kosan di Klungkung itu, kata Masdianto, keduanya melakukan persetubuhan. Polisi sendiri masih mendalami apakah tersangka membunuh korban karena korban hamil atas hubungan tersebut.
"Kita belum bisa pastikan korban hamil, karena masih menunggu hasil otopsi. Sementara potongan perutnya belum berhasil kita temukan," lanjutnya.
Pengakuan tersangka, ia membuang potongan tubuh korban di 8 titik di wilayah Klungkung. Polisi sendiri baru menemukan 4 potongan tubuh korban di 3 titik yang berjarak 300 meter dari titik satu ke titik lainnya. Lokasi penemuan potongan tubuh pertama ditemukan di sebuah lereng perkebunan.Next
Menjelang Ramadan, berbagai cara dilakukan pengemis dadakan untuk meraup rupiah di Jakarta. Simak penelusurannya hanya di "Reportase Sore" TRANS TV pukul 16.30 WIB
(mei/ndr)
Foto Terkait
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Mei Amelia R 25 Jun, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656083/s/3bd8afff/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A60C250C10A57430C26186330C10A0Casmara0Emotif0Epelaku0Emutilasi0Emayat0Ewanita0Edi0Ebali/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
