Nikkei Cemaskan Perekonomian Dunia

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Monexnews - Nikkei melemah seiring merebaknya kewaspadaan investor terhadap outlook perekonomian dunia. Pertemuan IMF di akhir pekan isyaratkan kekhawatiran atas rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi global dengan merebaknya ancaman resesi di zona-euro, perlambatan ekonomi Jepang dan Cina. Meski kondisi ekonomi AS cukup tangguh namun munculnya kasus ebola di tanah Paman Sam dan merebaknya kecemasan atas kenaikan suku bunga Fed tahun depan dapat mengurangi tenaga pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Nikkei 225 turun 2,1% dan kini diperdagangkan di level 14975.

Investor juga cemas dengan bentrokan yang terjadi antara demonstran pro-demokrasi dan anti-occupacy di tengah kota Hong Kong. Aktivis pro-demokrasi bersikeras untuk melanjutkan aksi demo demi mewujudkan permintaan hak pilih universal. Namun, aksi demonstrasi kini memasuki minggu ke-3 dan menimbulkan kekhawatiran di antara sebagian masyarakat Hong Kong yang merasa terganggu aktivitasnya akibat aksi demo yang berkepanjangan. Pasar juga terlihat waspada menanti serangkaian laporan keuangan dari raksasa perusahaan AS yang akan dirilis minggu ini yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut atas outlook perekonomian global. Citigroup, Johnson & Johnson, JPMorgan Chase, dan Wells Fargo akan dijadwalkan merilis laporan keuangannya nanti malam. (fr)

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

14 Oct, 2014


-
Source: http://www.monexnews.com/forex/nikkei-cemaskan-perekonomian-dunia.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
LihatTutupKomentar